Kamis, 26 September 2019

Tips dan Trik Membuat Pola Mukena Bali untuk Pemula

Tips dan Trik Membuat Pola Mukena Bali untuk Pemula - kali ini saya tidak ingin menunjukkan tutorial menjahit mukena. Sesuai dengan judulnya, maka kali ini saya akan memberikan tips dan trik cara membuat pola mukena sederhana untuk orang dewasa, jadi ini sangat cocok untuk pemula.
Tips dan Trik Membuat Pola Mukena Bali untuk Pemula

Pembuatan Bahan Mukena
Beberapa waktu kemarin selain banyak yang bertanya tentang cara membuat mukena, ada juga pertanyaan tentang bahan pembuatan mukena. Jadi saya akan jelaskan di sini, sebelum kita belajar bagaimana membuat pola mukena.
Sebenarnya tidak ada aturan baku bahan apa yang harus digunakan untuk membuat mukena bali. Selama kain nyaman dipakai dan tidak terlalu transparan, maka boleh saja digunakan sebagai bahan untuk membuat mukena. Dan selain desain yang beragam, ada juga jenis eksotis yang sangat beragam dari bahan mukena yang dijual di toko toko pakaian muslim.
Jenis bahan yang biasa digunakan untuk membuat mukena adalah:
·         Kapas /
·         Kapas jepang,
·         Sutra /
·         Semi sutra,
·         Rayon (bahan mukena bali),
·         Bahan parasut,
Bahkan sekarang ada juga mukena yang terbuat dari bahan stretch seperti jersey. Selain itu ada juga pabrikan yang membuat mukena yang terbuat dari sifon, tetapi tentu saja menggunakan bahan berlapis agar tidak berkeliaran.
Seperti halnya bahan pakaian, bahan mukena yang biasa digunakan adalah katun. Karena selain nyaman digunakan karena bahannya yang dingin, kain katun juga memiliki ketebalan standar dan juga tidak licin saat dikenakan.
Ukuran standar bahan yang diperlukan untuk membuat 1 set mukena dewasa adalah:
- Bahan atas, minimum 2,15 - 2,25 meter.
- Bahan bawahan, setidaknya 1,5 - 1,6 meter.
- Bahan dagu dan tali, menggunakan potongan-potongan yang tersisa dari pola bos.
Jadi total panjang kain = minimum 3,75 - 4 meter (dengan lebar kain 115cm atau 120cm).
Mengapa saya memberikan informasi minimum? Karena ukurannya bisa ditambah sesuai kebutuhan. 1 set mukena plus tas, mukena Ukuran ekstra (mukena lebih lebar atau atasan mukena lebih panjang), atasan mukena menggunakan hewan peliharaan, atau untuk membuat mukena remple (mengacak-acak), maka harus ditambahkan lagi kain sesuai kebutuhan.

Bagaiman Cara Mengukur Pola Mukena Bali?

Untuk membuat mukena, Anda juga dapat menggunakan dua motif kain yang berbeda untuk setiap bos dan mukena bawahan. Tinggal disesuaikan dengan ukuran seperti yang saya sebutkan di atas. Karena ini adalah pola mukena sederhana dan dikhususkan untuk pemula, maka pola berikut ini tidak menggunakan lapisan kain di kepala.
Model Pakaian Anak Lucu Baru
Mengapa kelengkungan CX atau BY harus jarak sekitar 40 cm? Nah karena ketika mukena dipakai, bagian XY ini ada di tangan kita. Jadi fungsinya untuk bagian XY memiliki ukuran lebih panjang dari panjang mukena depan.
Fungsinya untuk menghindari bagian tangan kita (terutama jari-jari) agar tidak terlihat saat berada di samping tubuh. Jadi semakin pendek jarak antara CX dan BY, semakin pendek panjang mukena pada bagian tangan kita saat mukena digunakan.
Kemudian sisa potongan bahan mukena tadi, bisa digunakan untuk membuat pola dagu dan tali pengikat. Pola di atas adalah pola yang saya gunakan untuk membuat mukena dan saya pikir nyaman dipakai. Pola di atas disertakan dengan kain berlebih untuk lebar lasan 1cm, sehingga pola tali adalah membuat bentuk mukena dengan tali elastis (karet) selebar 1,5 cm.
Nah begitulah cara membuat pola mukena. Jika ada beberapa hal yang belum dipahami, silakan tinggalkan perayaan di kolom komentar di bawah ini. Saya dengan senang hati akan menjawab sebanyak yang saya bisa. Maklum, saya juga pemula, hehe. Oh ya, pola mukena ini juga cocok untuk membuat mukena bali ya. Selamat dan semoga berhasil!

Tips dan Trik Membuat Pola Mukena Bali untuk Pemula Rating: 4.5 Diposkan Oleh: lia